Pengembangan Diri

Pria dan Pencapaian Hidup

Seorang pria selalu berjuang. Bagaimanapun sulitnya keadaan, atau sebaliknya bagaimanapun nyamannya sebuah peradaban, pasti ada dorongan dari dalam diri seorang pria untuk berjuang. Ada sesuatu tentang sebuah pencapaian yang membuat pria selalu gelisah dan juga bersemangat di waktu yang bersamaan. Jarang sekali manusia menyaksikan sebuah generasi dimana pria-pria hanya duduk santai menikmati hidup yang telah tersedia di depan mereka. Selalu ada yang ingin atau harus dicapai oleh seorang pria.

Semua Berawal Dari Visi

Pilihan untuk tidak berbuat apa-apa pasti ada, namun bagi pria sejati pilihan ini hampir tak dilirik karena tanpa disadari, ada dorongan terpendam yang terus memaksa keluar. Sungguh besar dorongan ini sehingga banyak pria-pria dari masa lampau berhasil melakukan hal-hal hebat yang tidak pernah dibayangkan umat manusia sebelumnya. Dorongan ini kita sebut dengan visi. Para pencapai besar dalam sejarah banyak berasal dari latar belakang yang tidak mendukung untuk menjadi orang sukses, baik secara ekonomi, sosial, bahkan kondisi fisik mereka yang terbatas. Namun visi mereka tentang masa depan mampu menerobos waktu dan segala batasan, dimana sekarang kita tinggal menikmati buah perjuangan mereka.

Umumnya, visi yang makin besar berbanding lurus dengan makin kuatnya seseorang bertahan dalam kesulitan, karena makin besar visi biasanya makin besar juga badai penghadangnya. Sejarah penuh dengan pria-pria yang bekerja keras dan menang atas tantangan sehingga mereka berhasil mencapai kehidupan yang lebih baik, bagi dirinya, keluarganya, negaranya, bahkan bagi dunia yang lebih luas. Apa visi anda untuk kehidupan yang lebih baik?

Pentingnya Memiliki Informasi

Memiliki visi cenderung mudah karena hampir sama dengan bermimpi. Yang membuat visi menjadi berat adalah saat kita harus mulai melangkah, apalagi bila ternyata salah jalan. Inilah perlunya mengumpulkan informasi terlebih dahulu supaya resiko dapat diperkecil saat mengambil keputusan. Gambling bukanlah strategi orang sukses. Pengetahuan dan inspirasilah yang mensuplai pria menjadi sukses. Pria harus terus belajar demi keberhasilan dirinya. Informasi tidak hanya bicara soal pengetahuan teknis, malah yang lebih penting dari skill adalah asupan jiwa yang membentuk karakter. Karakter menjadi penting dalam kesuksesan karena dalam berlayar mencapai visi, informasi teknis berperan sebagai kompas penuntun arah dan karakter berperan seperti jangkar yang menjaga kita agar tidak lepas kendali dan hanyut.

Informasi biasanya diperoleh dari membaca maupun berdiskusi, sementara karakter dapat dilatih dari cara kita memperlakukan orang yang berbeda dengan kita, dan kekuatan menahan diri meskipun kita bisa bertindak ‘suka-suka gue’. Kita sudah lelah mendengar banyak pencapaian besar yang ambruk begitu cepat karena pria memimpin tanpa karakter, tanpa komitmen, tanpa tanggung jawab. Belajar membentuk karakter yang sehat akan membantu pria berjalan konsisten dalam jalur yang benar. Terombang-ambing kiri kanan akan membuat mual, dan biasanya rasa mual yang terus-menerus dapat membuat orang menyerah dalam berlayar. Lalu matilah sebuah visi.

Mari Beraksi!

Saat semua informasi yang diperlukan sudah diperoleh, saatnya mengubah itu semua kedalam aksi. Selangkah demi selangkah, harus ada kegiatan nyata yang dilakukan. Istilah ‘mulai dari hal kecil’ sudah menjadi hukum pasti dalam mencapai keberhasilan, tidak perlu mulai langsung besar, sehingga tidak perlu khawatir juga dengan isu-isu klise seperti takut gagal karena visi terlalu besar, tidak punya koneksi di tempat tinggi, apalagi tidak punya modal banyak. Theodore Roosevelt pernah berkata “do what you can, with what you have, where you are.” Kalimat ini sangat sederhana namun sangat benar.

Percaya atau tidak, sekecil apapun yang kita miliki selalu cukup untuk mulai, seperti benih yang begitu mungil namun bila ditanam dan dipelihara akan bertumbuh menjadi pohon lebat dengan banyak buah. Kuncinya adalah dipelihara. Dengan informasi yang baik, akan selalu ada ide-ide cemerlang untuk mengelola modal kecil menjadi keuntungan besar. Namun benih itu tetap harus ditanam lebih dulu sebelum mengharapkan hasil. Tanpa aksi, visi hanya tetap jadi mimpi. Mulailah menanam benih visi. Menabunglah, tulislah action plan, buatlah prototype.

Waktu terus bergulir maju. Kita adalah orang-orang yang menentukan bagaimana peradaban akan berlangsung di masa depan, dan pria selalu mengemban tanggung jawab untuk membuat dunia menjadi lebih baik. Perjuangan ini memang bisa dipelintir menjadi ambisi yang berujung amat egois dan merusak, namun dengan asupan yang sehat, perjalanan pria dalam mencapai keberhasilan akan menjadi perjalanan yang mencerahkan, menguntungkan, bahkan berpotensi menjadi fenomena, sebuah kisah pengubah sejarah yang akan terus diceritakan untuk waktu yang sangat lama. Dengan visi yang mulia, informasi yang baik, dan aksi yang konsisten, anda bisa menjadi salah satunya.

Foto: Wu Jianxiong (StockSnap)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s