Entrepreneurship

Dibalik Gemerlap Status Entrepreneur

Tiba-tiba saja, banyak anak muda menjadi lebih tertarik membuka bisnis sendiri daripada bekerja di perusahaan mapan. Banyak usaha mulai dari coffee shop, barber shop, juice bar, fashion label, sebut apa saja, pasti ada anak muda dibalik bisnis-bisnis tersebut. Para Ibu muda menjalankan bisnis online store sembari menjaga anak-anak mereka di rumah.

Menulis title ‘entrepreneur’ di bio sosial media begitu membanggakan. Judul artikel ini saja sudah aneh, zaman dulu yang gemerlap dengan liputan media dan jadi topik obrolan pasti para rockstar, baru kali ini wirausaha jadi sangat hot, dimana-mana seru membahas entrepreneurship.

Sebetulnya Ini adalah hal yang sangat baik, karena negara yang sehat dan berkembang adalah negara dengan jiwa entrepreneurship yang tinggi. Semakin banyak pengusaha, semakin banyak juga peluang kerja, dan semakin banyak yang bisa diolah karena manusia menjadi begitu produktif. Sungguh sebuah angin segar bagi Indonesia. Namun sebenarnya, jauh dibalik titel gemilang menjadi entrepreneur, ada tanggung jawab yang amat penting bagi seorang entrepreneur yang bisa diberikan bagi lingkungan sekitarnya dan bagi negara ini.

Untuk menjadi seorang entrepreneur yang berhasil, dibutuhkan jiwa pemimpin yang bertanggung jawab. Banyak yang bisa memimpin, namun sedikit yang memimpin dengan tanggung jawab, yang ingin membuat hidup menjadi lebih baik bukan hanya dirinya sendiri tapi bagi banyak orang. Entrepreneur seperti ini juga memiliki energi besar untuk memperjuangkan sesuatu yang lebih baik dan memperbaiki apa yang tidak berhasil di masa sebelumnya.

Seorang pengusaha sejati harus memiliki jiwa seorang pemberi, bukan hanya pengambil, karena dari menaburlah orang menuai hasilnya. Semakin banyak menabur, semakin banyak menuai. Mengambil saja tanpa memberi telah membuat masyarakat kita merugi dan menderita. Orang yang hanya mau mengambil bukanlah orang diinginkan sekitarnya. Orang ini bisa sangat kaya, tapi juga sangat miskin karena hanya uang yang dimiliki.

Kerajinan juga menjadi faktor kunci keberhasilan. Sebuah usaha bila tidak tekun dijalankan tidak akan menghasilkan apa-apa. Ide hebat banyak yang kandas bukan karena masalah keuangan, bukan karena strategi yang baik, namun banyak karena kurangnya kegigihan untuk terus maju, apapun tantangannya. Atau mungkin tidak ada tantangan dan menjadi malas bergerak.

Bila kita perhatikan, semua sifat diatas adalah kriteria penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih maju, lebih produktif, lebih sehat. Artinya, seorang entrepreneur punya tanggung jawab untuk membawa perbaikan secara menyeluruh bagi kotanya, bagi bangsanya. Begitu banyak penduduk, tidak semua memiliki kriteria diatas yang otomatis ada dalam diri seorang entrepreneur.

Dengan kata lain, suka tidak suka, bila anda seorang entrepreneur, anda memiliki apa yang masyarakat butuhkan. Seorang visioner, seorang kreator, seorang yang rajin, seorang yang bijak, seorang pemimpin.

Biasanya sebuah lingkungan menjadi lebih hidup bila ada seorang entrepreneur di dalamnya, karena seorang entrepreneur (yang ideal) bekerja dengan passion yang amat menular. Bangsa Indonesia sedang butuh ditularkan sebuah semangat yang segar dan membangun, yang bisa diberikan oleh para entrepreneur: kesempatan untuk berkarya, dan menjadi solusi dari problem masa lalu lewat inovasi demi inovasi. Sibuk mencipta karya, bukan membuat drama.

Banyak hal yang bisa dilakukan para entrepreneur dengan semua keuntungan yang ada di genggaman tangan. Dengan visi, koneksi, informasi, dan teknologi, apa saja bisa dibangun, dari membangun bisnis yang menguntungkan sampai membangun masyarakat yang adil dan makmur. Adil karena bekerja secara profesional, makmur karena terus berkarya dan dibayar dengan layak di dalam perusahaan, yang dimiliki oleh tentu saja, para entrepreneur.

Para entrepreneur, siapkah anda menjadi teladan dan andalan bangsa ini?

 

Foto: Jeremy Bishop (StockSnap)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s