Pengembangan Diri

Too Much Information

Hidup dalam era digital dan keterbukaan sosial yang cukup ekstrim, banyak masalah yang bila ditelusuri berujung pada satu hal: kebanyakan informasi. Dampaknya ada dua. Pertama, kita jadi sulit memutuskan dengan baik karena terlalu banyak alternatif. Kedua, yang lebih buruk dari itu, kita jadi takut, jadi pasif berlebihan, tidak berani melangkah dan akhirnya tidak berbuat apa-apa. Terlalu banyak tahu, terlalu banyak pertimbangan. Information overload.

Masalahnya, informasi di zaman sekarang ini memang tidak dapat dibendung, terutama karena media sosial yang begitu efektif jadi pipa mengalirnya informasi dengan deras, baik maupun buruk, benar maupun hoax. Tahun 2008 silam, seorang penulis bernama Clay Shirky pernah mengeluarkan statement yang sangat mencerahkan mengenai isu ini, dia berkata “it is not information overload, it is filter failure”. Artinya kita tidak bisa menyalahkan arus informasi yang tak terbendung, yang perlu kita jaga justru filternya alias diri kita sendiri, bagaimana kita dapat mengontrol informasi yang kita izinkan masuk dalam pikiran kita. Berikut tiga pertanyaan yang tim Andal coba formulasikan, yang dapat anda tanyakan kepada diri sendiri sebagai filter sebelum informasi masuk ke pikiran ada.

“Saya perlu tahu soal ini gak ya?”

Tidak bisa disalahkan juga kalau manusia doyan cari informasi karena ingin tahu lebih banyak, informasi juga kan hal yang baik. Tapi informasi yang terlalu banyak itu menjadi sia-sia bila ternyata tidak anda perlukan, seperti ruangan yang diisi terlalu banyak barang dekorasi akhirnya menjadi sesak, sulit bergerak, dan barang mudah hilang disana. Untuk menjaga kejernihan pikiran anda, pilihlah dengan cermat apa yang boleh masuk dalam pikiran anda. Hanya masukkan informasi yang sedang anda butuhkan, dan spesifiklah tentang kebutuhan informasi tersebut agar anda mudah mem-filter mana yang perlu mana yang tidak. Bila saat ini anda sedang perlu menyelesaikan presentasi penjualan, jangan pusingkan diri dengan membaca artikel mengenai paus yang terdampar di pantai Jawa.

“Ada hal lain yang lebih perlu saya kerjaan gak saat ini?”

Biasanya, menerima dan mengolah informasi memerlukan waktu, dan waktu ini bisa dimanfaatkan untuk hal lain yang lebih berguna atau urgent daripada memikirkan sesuatu yang kita tidak perlukan. Anda dapat lebih produktif mengerjakan hal yang lebih berguna daripada menghabiskan waktu tenggelam dalam lautan informasi yang tak berujung. Diskusi soal politik bangsa yang sedang panas dengan teman-teman di grup chat memang seru banget, tapi kalau anda sedang ditunggu tim anda untuk brainstorm tentang produk baru, ya sebaiknya segera masuk ruang meeting karena untuk saat itu, brainstorm produk baru lebih penting dari diskusi politik..

“Ada orang yang bisa saya bantu gak dengan informasi ini?”

Karena kita hidup bukan untuk diri kita sendiri, membuka pikiran untuk menerima informasi demi kebutuhan orang lain bukanlah ide yang buruk. Bila anda mendengar atau membaca informasi yang tidak anda perlukan, tapi anda tahu rekan atau keluarga anda sedang butuh informasi tersebut, anda bisa putuskan untuk untuk menyerapnya, yang kemudian bisa anda teruskan ke orang yang memerlukan informasi tersebut. Terlalu banyak informasi memang tidak baik, tapi memiliki banyak informasi yang bisa membantu orang lain bukanlah ide yang buruk, dan berbuat baik kan selalu berfaedah. Jadi kalaupun anda tidak tertarik dengan drama Korea, tapi pacar anda butuh teman ngobrol soal Korea, tidak ada salahnya membuka blog-blog drama Korea untuk bahan obrolan.

Semoga artikel ini lolos dari ketiga pertanyaan filter di atas sehingga dapat membantu anda menjadi lebih jernih dan produktif. Anda bisa mencobanya saat ini juga, mengingat banyak sekali berita yang menerjang masuk di group whatsapp atau BBM. Selamat mem-filter!

 

Foto: Shabu Anower (StockSnap)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s