Bisnis Entrepreneurship

Belajar Dari Sneakers Favorit

Sebagai penggemar dan pernah menjadi pembuat sepatu, saya sudah lihat amat sangat banyak model dan desain sepatu. Tidak ada yang terlalu baru lagi bagi saya kala itu. Tapi februari 2012 jadi hari yang bersejarah. Saya ingat sekali bagaimana jantung saya berdebar, mata melotot, mulut menganga melihat layar komputer.

Nike Flyknit Trainer baru muncul di internet.

Desainnya saja sudah bagus sekali, tapi yang bikin saya terkagum-kagum adalah teknologi rajutnya. Saya tak pernah membayangkan upper sepatu trainer bisa dibuat dengan rajutan, dan pola rajutan Nike Flyknit bagus sekali! Buat saya, inilah definisi sepatu keren.

Nike Flyknit Trainer begitu fenomenal, jadi perbincangan (dan buruan) dunia, dan dengan cepat menjadi salah satu classic sneakers alias sudah tidak dirilis lagi. Sepengetahuan saya, tidak banyak orang yang punya Flyknit Trainer versi 2012 ini, dan saya bangga banget jadi salah satu pemiliknya. Yang bikin saya makin bangga karena sama seperti produk klasik lainnya, saya yakin banget Nike tidak akan merilis ulang Flyknit Trainer 2012 sampai dekade berikutnya.

27 Juli kemarin, Nike baru saja merilis ulang Flyknit Trainer. Yes, hanya beda 5 tahun. Tidak seperti si legenda Nokia 3310 yang baru rilis ulang 15 tahun setelah kemunculan perdananya.

Saya shock.

Tapi beginilah dunia sekarang, semua bergerak ultra cepat. Lawrence Lenihan percaya bahwa kecepatan adalah penentu kesuksesan di zaman ini. Suka tidak suka, statement ini benar. Semua gara-gara sosial media. Bukannya salah, tapi memang sebuah tren yang dulu perlu waktu 1.5 tahun untuk mengendap di masyarakat, sekarang hanya perlu secepat 2 minggu saja. Otomatis tren jadi harus lebih cepat berputar. Mungkin dalam industri fashion & lifestyle sekarang, 5 tahun sudah terasa seperti 15 tahun.

Berarti, bisnis (atau semua organisasi) harus makin rajin bertanya “what’s next”, dan perlu terus berinovasi meski dalam skala kecil, yang penting terus maju, entah itu berlari atau berjalan, pokoknya jangan sampai ketinggalan. Para pemimpin mesti lebih sensitif mengenal dan membaca zaman, karena dalam kedipan mata, semua yang kita ketahui bisa berubah. Para pekerja pun mesti punya inisiatif tinggi untuk merespon perubahan dan harus lebih kreatif, sebelum terlalu nyaman dan tiba-tiba tertinggal, baik dari rekan kerja maupun dari perusahaan kompetitor yang otomatis mengancam karir Anda.

Kembali ke Flyknit, saya sudah tidak bisa berbangga. Sebentar lagi Instagram akan penuh dengan foto para sneakerheads pamer Flyknit Trainer baru mereka.

 

Foto: Nike

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s