Pengembangan Diri

Prinsip Dasar Untuk Menjadi Produktif

Dalam dunia kerja, salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah produktifitas, karena kemajuan dan keuntungan dapat ditentukan oleh seberapa produktif sebuah perusahaan atau perorangan. Produktif berarti menghasilkan secara terus-menerus. Sayangnya, banyak orang kesulitan untuk mengulang keberhasilan secara terus-menerus, meskipun punya motivasi tinggi dan banyak dibekali dengan langkah-langkah menjadi produktif dari buku maupun seminar. Dalam artikel ini tim Andal mencoba menemukan apa yang sekiranya menjadi sumber penyebab dari kegagalan banyak orang untuk produktif.

Dalam bukunya berjudul Shortcut yang membahas soal inovasi dan penjualan, John Pollack menyatakan bahwa analogi adalah sumber hidup (lifeblood) dari bisnis, yaitu kemampuan untuk melihat kesamaan suatu hal dengan hal yang lain agar lebih mudah dipahami. Para inovator dan salesman yang sukses menggunakan banyak analogi untuk menjelaskan dan berjualan. Tim Andal menemukan analogi sederhana yang tepat untuk mencari sumber masalah dari kegagalan produktifitas: analogi tentang buah.

Buah apel dapat kita temukan di rak supermarket, namun kelak rak tersebut akan kehabisan buah apel karena terus diambil tanpa ada kemampuan dari rak untuk menghasilkan buah apel sendiri. Tempat dimana kita bisa selalu mengharapkan buah apel akan terus muncul adalah dari pohon apel.

Banyak orang ingin menghasilkan “buah” dalam usahanya, namun sebelum menikmati buah yang lebat dan menggiurkan, sebuah pohon harus tertanam dulu pada tanah. Buah tidak mungkin muncul bila pohonnya hanya tergeletak atau mengapung, harus tertanam. Produktifitas yang sejati bukanlah seperti rak supermarket yang menunggu kiriman stock, namun seperti pohon yang dapat menghasilkan buah sendiri secara berkala. Pohon yang berbuah pasti tertanam terlebih dulu.

Tertanam bicara soal komitmen, baik pada perusahaan, atau bila Anda adalah seorang freelancer atau serial entrepreneur, pada cause; sebuah tujuan akhir yang masif dan spesifik. Tanpa komitmen yang kuat kokoh, Anda akan sangat sulit menjadi produktif. Anda akan rela mengerjakan apa saja, berpindah-pindah tempat, berganti lapangan kerja tanpa benang merah yang jelas, hanya meraup untung sana-sini. Saat sumbernya habis, Anda bingung harus mencari kemana lagi.

Pekerja yang memiliki komitmen akan fokus untuk menyempurnakan produk atau jasa yang sudah ada agar lebih baik. Segenap waktu, tenaga, dana dikerahkan untuk membuat usahanya dapat terus menghasilkan untung. Serial entrepreneur yang berkomitmen mungkin akan bergeser posisi beberapa kali, namun masterplan-nya tidak berubah, ada satu hal spesifik yang ingin dicapai sehingga dia akan terus mencari posisi yang paling strategis untuk mencapai tujuannya.

Tidak tertanam alias ‘go with the flow’ memang bisa menghasilkan banyak untung, namun banyak untung bukanlah definisi dari produktif. Pohon yang hanya berbuah satu kali bukanlah pohon yang produktif meskipun saat itu dia menghasilkan banyak sekali buah yang besar-besar.

Kunci dari produktif adalah “terus-menerus”. Agar pohon dapat menghasilkan buah terus-menerus, pohon tersebut harus memiliki akar untuk menyuplai zat-zat makanan yang diperlukan untuk menghasilkan buah, yang artinya pohon tersebut–sekali lagi, harus tertanam. Inilah prinsip dasar untuk menjadi produktif.

Selain komitmen, tertanam juga berarti fokus. Beroperasi dengan fokus yang terpecah-pecah dipastikan membuat Anda tumpul dan otomatis mengurangi produktifitas secara drastis. Pilihlah satu tanah untuk Anda tertanam, apakah itu sebuah perusahaan, sebuah industri, atau sebuah visi. Tertanamlah disitu dan mulai berkreasi, menghasilkan, dan menabung di tanah tersebut.

Sebelum Anda melanjutkan usaha untuk menjadi produktif, alangkah baiknya menganalisa sejenak posisi mental Anda. Jika Anda ingin terus-menerus menghasilkan buah, apakah Anda sudah tertanam?

 

Foto: Matthew Henry (Burst)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s